Prinsip Efek Pendinginan Angin Wind Chill pada Kandang Tertutup
Ayam broiler tidak memiliki kelenjar keringat di kulitnya untuk membuang panas metabolik tubuh secara evaporasi keringat langsung. Pada sistem ventilasi terowongan atau tunnel ventilation kandang closed house, pendinginan tubuh ayam dicapai melalui efek hembusan angin atau wind chill effect yang menyerap panas konveksi dari permukaan bulu dan kulit. Kecepatan angin linier sebesar dua koma lima meter per detik mampu menciptakan sensasi penurunan suhu efektif hingga lima sampai tujuh derajat Celcius pada tubuh ayam broiler dewasa.
Perhitungan Luas Penampang Melintang Cross Section Kandang
Langkah paling fundamental dalam mendesain sistem exhaust fan adalah menghitung luas penampang melintang kandang atau cross sectional area. Luas penampang diperoleh dengan mengalikan lebar interior kandang dengan tinggi rata-rata plafon dari lantai litter. Angka luas penampang ini menjadi variabel penentu volume udara total yang harus ditarik oleh deretan kipas pembuang di ujung belakang kandang agar tidak terjadi ruang mati udara tanpa sirkulasi.
Konversi Debit Udara dari Meter Kubik per Jam ke CFM
Volume udara yang harus dipindahkan dihitung dari luas penampang dikalikan kecepatan angin target dalam meter per detik, lalu dikonversikan ke satuan meter kubik per jam dengan mengalikan tiga ribu enam ratus detik. Di industri peternakan global, spesifikasi kipas blower exhaust fan umumnya diukur dalam satuan Cubic Feet per Minute atau CFM, di mana satu meter kubik per detik setara dengan dua ribu seratus delapan belas CFM.
Waktu Pergantian Udara Lengkap Air Exchange Time
Selain kecepatan angin, parameter keselamatan biologis kandang diukur melalui waktu pergantian total volume udara atau air exchange rate. Pada saat cuaca panas terik di daerah tropis, seluruh volume udara di dalam kandang closed house wajib tergantikan secara sempurna dalam waktu kurang dari lima puluh hingga enam puluh detik. Pergantian udara yang lambat menyebabkan penumpukan panas dan kelembapan di ujung kandang.
Pengaruh Hambatan Tekanan Statis Static Pressure
Kipas exhaust fan bekerja melawan tahanan gesek udara dari kisi cooling pad evaporatif, tirai kandang, dan populasi ayam di lantai. Tekanan statis internal ini berkisar antara dua puluh hingga empat puluh Pascal. Hambatan tekanan statis menyebabkan penurunan kapasitas riil hembusan kipas sebesar sepuluh hingga lima belas persen dibandingkan kapasitas pengujian terbuka di pabrik pembuat kipas.
Manajemen Ventilasi Minimum Minimum Ventilation Fase Awal
Pada fase brooding anak ayam umur satu hingga tujuh hari, kipas tidak dioperasikan untuk menghasilkan kecepatan angin tinggi melainkan untuk ventilasi minimum. Ventilasi minimum bertujuan membuang kelembapan sekam, gas karbon dioksida dari pemanas gas, dan gas amonia tanpa menimbulkan hembusan angin langsung yang dapat menyebabkan anak ayam mengalami kedinginan atau chilling.
Keseimbangan Area Masuk Udara Inflow Cooling Pad
Kapasitas sedot kipas exhaust fan harus diimbangi secara presisi dengan luas bukaan bantalan pendingin evaporative cooling pad di bagian depan kandang. Jika luas cooling pad terlalu sempit, tekanan statis kandang akan melonjak drastis, menyebabkan motor kipas mengalami panas berlebih dan kecepatan aliran udara melambat secara merugikan.
Sistem Keamanan Kelistrikan dan Generator Pembangkit Cadangan
Kandang closed house memiliki ketergantungan seratus persen terhadap pasokan energi listrik exhaust fan. Pemadaman listrik selama lima belas menit saja pada siang hari saat ayam dewasa dapat memicu kematian massal akibat kekurangan oksigen dan sengatan panas hipoksia. Setiap peternakan closed house wajib dilengkapi genset otomatis genset ATS dengan kapasitas daya penuh.