Indeks UV Hari Ini & Panduan Tabir Surya
Simulasi tingkat bahaya radiasi sinar ultraviolet (UV Index) harian di Indonesia dan rekomendasi proteksi tabir surya (SPF & PA) berdasarkan waktu dan tutupan awan.
Tingkat Indeks UV Terhitung—
Level Kategori Bahaya—
Rekomendasi Perlindungan SPF / PA—
Panduan Tindakan Lapangan—
Tips Praktis: Aturan Pakai Sunscreen untuk Iklim Tropis Indonesia
Golden Rule: Jangan tergiur klaim SPF tinggi jika tidak memakainya dalam takaran yang cukup. SPF 50 yang dipakai tipis-tipis hanya memberikan proteksi setara SPF 7!
- Takaran 2 Jari Penuh: Oleskan sunscreen sepanjang dua ruas jari telunjuk dan jari tengah untuk menutupi seluruh wajah, telinga, dan leher secara merata.
- Tunggu 15 Menit: Untuk chemical sunscreen, aplikasikan 15 menit sebelum keluar rumah agar filter kimiawi sempat meresap dan membentuk lapisan pelindung di permukaan kulit.
- Reapply Tiap 2 Jam: Sunscreen akan terurai oleh sinar UV, keringat, dan gesekan masker. Jika beraktivitas di luar ruangan atau berenang, selalu aplikasikan ulang tiap 2 jam sekali.
- Tips Reapply di Atas Riasan: Bagi wanita yang mengenakan makeup, gunakan sunscreen berbentuk spray (semprot) atau cushion ber-SPF dengan menepuknya perlahan tanpa menggeser foundation.
Pertanyaan yang sering diajukan
Jam berapa radiasi sinar UV paling berbahaya di Indonesia?
Di wilayah tropis Indonesia, radiasi sinar UV mencapai puncaknya antara pukul 10:00 hingga 14:00 WIB, di mana angka UV Index sering menembus level 8-11+ (Sangat Tinggi hingga Ekstrem).
Apakah tetap perlu memakai sunscreen saat cuaca mendung atau hujan?
Ya, sangat perlu. Hingga 80% radiasi sinar UV-A tetap mampu menembus awan mendung dan kaca jendela rumah atau mobil, yang memicu penuaan dini (photoaging) dan risiko flek hitam.
Berapa takaran sunscreen yang benar untuk wajah dan leher?
Standar dermatologi menganjurkan takaran 2 mg per cm² kulit, yang praktisnya setara dengan dua ruas jari penuh (jari telunjuk dan jari tengah) untuk melindungi seluruh area wajah dan leher.