Kalkulator Jarak Badai Petir (Flash-to-Bang)
Ukur seberapa dekat badai petir dari posisi Anda saat ini dengan menghitung jeda waktu antara kilatan cahaya kilat dan suara dentuman guruh di langit.
Hasil Estimasi Jarak Badai
Aturan Emas Keselamatan Petir: Protokol 30/30
- Tempat Paling Berbahaya: Hindari berteduh di bawah pohon tunggal yang tinggi, gazebo terbuka, lapangan sepak bola/golf, kolam renang, dan halte terbuka.
- Tempat Paling Aman: Bangunan permanen dengan instalasi penangkal petir atau di dalam mobil bertutup logam rapat (efek sangkar Faraday).
- Mitos Ponsel: Menggunakan smartphone di dalam rumah atau mobil tidak menarik petir. Namun, mencabut colokan kabel charger saat badai sangat dianjurkan untuk mencegah lonjakan arus (*power surge*).
Pertanyaan yang sering diajukan
Bagaimana cara menghitung jarak petir dari suara guruh?
Karena kecepatan cahaya jauh lebih cepat daripada suara, Anda melihat kilat terlebih dahulu. Hitung jeda detik hingga suara guruh terdengar: setiap 3 detik jeda waktu mewakili jarak sekitar 1 kilometer (kecepatan suara = 343 meter per detik).
Apa itu Aturan Keselamatan Petir 30/30?
Jika jeda antara kilat dan guruh kurang dari 30 detik (menandakan jarak badai kurang dari 10 km), segera masuk ke bangunan permanen. Tetaplah berada di dalam hingga minimal 30 menit setelah guruh terakhir terdengar.
Apakah korban yang tersambar petir aman untuk disentuh?
Sangat aman. Tubuh manusia tidak menyimpan muatan listrik petir sama sekali. Korban yang tersambar petir membutuhkan pertolongan RJP (resusitasi jantung paru) secepat mungkin untuk menyelamatkan nyawanya.