Poveku

Waktu Matahari Terbit & Terbenam Serta Fase Bulan di Browser

Hitung waktu matahari terbit, terbenam, tengah hari astronomis (kulminasi), panjang siang, dan fase bulan saat ini secara 100% lokal di browser tanpa mengirim data lokasi ke server.

Matahari Terbit
--:--
Awal fajar sipil
Kulminasi Atas (Dzuhur)
--:--
Matahari di titik tertinggi
Matahari Terbenam
--:--
Awal senja astronomis
Durasi Panjang Siang
--:--
Lama matahari di atas ufuk

Fase Bulan Hari Ini

Fase Saat Ini
—
Iluminasi: 0%
Umur Bulan: 0 hari dalam siklus sinodis
Perkiraan Jarak: ~384.400 km
Bulan Baru Berikutnya: —
Purnama Berikutnya: —

Daftar 8 Fase Bulan dan Pengaruhnya Terhadap Alam

Bulan tidak memancarkan cahaya sendiri melainkan memantulkan sinar matahari. Seiring bergeraknya bulan mengelilingi bumi dalam orbit elips setiap 29.5 hari, bagian permukaan bulan yang tersinari matahari tampak berubah bentuk jika diamati dari permukaan bumi.

Nama Fase BulanIluminasiWaktu Muncul OptimalDampak Pasang Surut Laut
Bulan Baru (New Moon)0%Terbit dan terbenam bersama matahariPasang Purnama (Spring Tide - pasang maksimum)
Sabit Muda (Waxing Crescent)1% – 49%Tampak di langit barat saat senja selepas MaghribPasang peralihan sedang
Perbani Awal (First Quarter)50%Tampak di zenit saat matahari terbenamPasang Perbani (Neap Tide - pasang minimum)
Cembung Awal (Waxing Gibbous)51% – 99%Tampak sejak sore hingga dini hariPasang mulai membesar
Bulan Purnama (Full Moon)100%Terbit saat matahari terbenam, bersinar semalamanPasang Purnama (Spring Tide - rob pesisir tinggi)
Cembung Akhir (Waning Gibbous)99% – 51%Tampak malam hingga pagi hariPasang berangsur susut
Perbani Akhir (Last Quarter)50%Terbit tengah malam, terlihat di langit pagiPasang Perbani (Neap Tide)
Sabit Tua (Waning Crescent)49% – 1%Tampak di ufuk timur sebelum matahari terbitPasang peralihan

Bagi masyarakat pesisir di kepulauan Indonesia, mengetahui waktu fase purnama sangat vital untuk mengantisipasi potensi banjir rob (limpasan air pasang laut ke daratan pemukiman), terutama jika bertepatan dengan fenomena perigee (posisi bulan berada pada jarak terdekatnya dengan bumi).

Pertanyaan yang sering diajukan

Bagaimana posisi matahari dan panjang siang dihitung?

Sistem menggunakan algoritma astronomi Jean Meeus dan NOAA yang menghitung bujur matahari, deklinasi, dan persamaan waktu (Equation of Time) berdasarkan Julian Day Number. Dari situ waktu terbit, kulminasi atas (tengah hari sejati), dan terbenam ditentukan dengan presisi menit.

Mengapa panjang siang di Indonesia selalu berkisar 12 jam?

Karena letak geografis Indonesia berada tepat di sekitar garis khatulistiwa (ekuator bumi). Kemiringan sumbu bumi sebesar 23.4 derajat hanya memengaruhi pergeseran waktu terbit dan terbenam sebesar kurang lebih 15 hingga 20 menit sepanjang pergantian musim tahunan.

Bagaimana fase bulan dan persentase iluminasi dihitung?

Fase bulan dihitung berdasarkan siklus sinodis bulan rata-rata (29.53058867 hari) dari titik referensi Bulan Baru. Persentase iluminasi menunjukkan proporsi piringan bulan yang tersinari cahaya matahari langsung.

Apa hubungan fase bulan dengan pasang surut air laut?

Saat fase Bulan Baru dan Bulan Purnama, gaya gravitasi matahari dan bulan saling memperkuat sehingga menghasilkan Pasang Purnama (Spring Tide) dengan amplitudo pasang tertinggi. Saat fase Perbani, gaya gravitasi saling tegak lurus menghasilkan Pasang Perbani (Neap Tide) dengan amplitudo lebih tenang.

Algoritma perhitungan: Persamaan Astronomi Jean Meeus & NOAA Solar Ephemeris. Diperbarui Sabtu, 31 Oktober 2026.