Poveku

Kalkulator Waktu Tempuh Perjalanan (ETA) & Biaya

Rencanakan perjalanan darat Anda: estimasi jam tiba (*Estimated Time of Arrival*), jadwal istirahat rest area, konsumsi bahan bakar (BBM), dan total biaya perjalanan.

Contoh: Jakarta - Semarang ~450 km
Tol: 70-85 km/jam, Jalur biasa: 40-50 km/jam
Mobil MPV/Sedan: 11-15 km/l
Pertalite: Rp10.000, Pertamax: Rp12.950
Total biaya e-Toll sepanjang rute
Perkiraan Jam Tiba di Tujuan (ETA)—
Total Waktu di Perjalanan—
Waktu Murni Mengemudi vs Istirahat—
Kebutuhan Bahan Bakar (BBM)—
Estimasi Total Pengeluaran (BBM + Tol)—

Tips Mengemudi Jarak Jauh: Hindari Bahaya Microsleep

Waspada Jam Kritis: Titik paling rawan terjadinya *microsleep* (tertidur 1–3 detik tanpa sadar saat mengemudi) adalah antara pukul 13:00–15:00 (saat ritme sirkadian tubuh mengalami penurunan energi alami) dan pukul 02:00–05:00 dini hari.

Pertanyaan yang sering diajukan

Berapa jam sekali pengemudi mobil disarankan istirahat di jalan tol?

Berdasarkan Undang-Undang No. 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, pengemudi wajib beristirahat minimal 30 menit setelah mengemudi selama 4 jam berturut-turut, atau idealnya tiap 2 jam sekali untuk mencegah microsleep.

Bagaimana rumus menghitung konsumsi BBM perjalanan?

Konsumsi bensin dihitung dengan rumus: Jarak Tempuh (km) dibagi Efisiensi Kendaraan (km/liter), kemudian dikalikan dengan harga per liter bensin yang digunakan.

Berapa kecepatan rata-rata realistis berkendara di Indonesia?

Di jalan tol Trans-Jawa atau Trans-Sumatera, kecepatan rata-rata realistis adalah 70–80 km/jam. Di jalan raya non-tol antar-kota adalah 40–50 km/jam, dan di dalam kota berkisar antara 20–30 km/jam.