Poveku

Perhitungan Uang Penggantian Hak (UPH) Karyawan

Diperbarui

Ketahui rincian nilai Uang Penggantian Hak yang wajib Anda terima saat berhenti bekerja, termasuk konversi tunai saldo sisa cuti tahunan yang belum gugur.

Dasar: Perhitungan Uang Penggantian Hak berdasarkan Pasal 40 ayat 4 Peraturan Pemerintah No. 35 Tahun 2021. Sumber: Pedoman Penyelesaian Hak Ketenagakerjaan Kementerian Ketenagakerjaan.
Status: Belum dicocokkan dengan sumber resmi. Perlakukan angka dan aturan di halaman ini sebagai estimasi.

Kedudukan Uang Penggantian Hak dalam Paket Kompensasi Kerja

Dalam rangkaian penyelesaian hubungan industrial antara pemberi kerja dan pekerja, Uang Penggantian Hak (UPH) menempati posisi yang sangat unik dan fundamental. Berbeda dengan Uang Pesangon dan UPMK yang sangat terikat pada alasan pemutusan kerja dan masa kerja bertahun-tahun, UPH pada dasarnya merepresentasikan hak-hak normatif pekerja yang telah timbul selama masa kerja berjalan namun belum sempat dinikmati wujud fisiknya hingga tanggal pengakhiran kerja tiba.

Mekanisme Konversi Sisa Cuti Tahunan Menjadi Uang Tunai

Komponen paling umum yang membentuk nilai UPH adalah konversi hari sisa cuti tahunan yang belum diambil dan belum gugur. Berdasarkan undang-undang, setiap pekerja berhak atas cuti tahunan minimal 12 hari kerja setelah bekerja selama 12 bulan terus-menerus. Ketika hubungan kerja berakhir, sisa cuti tersebut tidak boleh hangus begitu saja. Perusahaan diwajibkan mengonversikan setiap hari sisa cuti menjadi nilai uang tunai dengan membagi upah bulanan dengan 21 atau 25 hari kerja normal lalu mengalikannya dengan saldo hari cuti tersisa.

Biaya Ongkos Pemulangan Pekerja dan Anggota Keluarga

Bagi pekerja yang direkrut dari luar daerah penempatan kerja (pekerja perantau antar-kota atau antar-pulau), undang-undang mewajibkan pengusaha menanggung seluruh biaya transportasi pemulangan pekerja beserta keluarganya kembali ke tempat di mana pekerja tersebut awal mula direkrut. Pos biaya ini mencakup tiket perjalanan resmi armada transportasi umum yang layak serta biaya pengangkutan barang-barang pindahan rumah tangga yang timbul akibat pengakhiran masa kerja.

Perubahan Krusial Penghapusan Komponen 15 Persen Perumahan

Penting untuk dicermati oleh seluruh pekerja bahwa dalam rezim Undang-Undang Ketenagakerjaan lama (UU No. 13 Tahun 2003), UPH memuat ketentuan pemberian uang penggantian perumahan serta pengobatan dan perawatan sebesar 15 persen dari total uang pesangon dan UPMK. Namun sejak berlakunya Peraturan Pemerintah Nomor 35 Tahun 2021, komponen 15 persen perumahan tersebut telah resmi dihapuskan dari klausul undang-undang dan tidak lagi menjadi kewajiban normatif pengusaha.

Kompensasi Hak Lain Berdasarkan Perjanjian Kerja Bersama

Selain hak-hak normatif yang ditetapkan oleh peraturan perundang-undangan negara, UPH juga menampung hal-hal lain yang ditetapkan secara khusus dalam Perjanjian Kerja (PK), Peraturan Perusahaan (PP), atau Perjanjian Kerja Bersama (PKB). Fasilitas ini dapat mencakup pencairan bonus tahunan prorata yang telah berjalan, santunan dana duka keluarga, atau klaim penggantian kuitansi pengobatan rawat jalan yang belum sempat diproses oleh bagian keuangan kantor.

Kepemilikan Hak UPH Bagi Karyawan yang Mengundurkan Diri (Resign)

Salah satu perlindungan hukum paling nyata dari instrumen UPH adalah keberlakuannya bagi pekerja yang mengundurkan diri atas kemauan sendiri secara baik-baik (resign). Meskipun karyawan resign tidak berhak atas uang pesangon dan UPMK, pengusaha tetap memiliki kewajiban hukum mutlak untuk mencairkan seluruh Uang Penggantian Hak atas sisa cuti tahunan yang belum diambil beserta uang pisah yang diatur dalam perjanjian perusahaan.

Mekanisme Pencatatan Cuti dan Biaya Repatriasi Karyawan

Pengelolaan hak UPH memerlukan sistem pencatatan kehadiran dan perizinan kerja yang transparan. Divisi personalia perusahaan wajib memperbarui saldo cuti karyawan secara berkala dan menyajikannya dalam lembar rekapitulasi saat pemutusan kerja dilakukan. Mengenai biaya repatriasi atau ongkos pulang ke tempat penerimaan kerja, perusahaan wajib memperhitungkan moda transportasi yang wajar dan layak, mencakup tiket perjalanan, akomodasi transit resmi, serta ongkos angkut barang pribadi pekerja dan keluarganya.

Pertanyaan yang sering diajukan

Bagaimana rumus menghitung nilai satu hari cuti tahunan yang diuangkan?

Nilai upah satu hari kerja dihitung dengan membagi total upah sebulan dengan 21 (untuk sistem 5 hari kerja seminggu) atau dibagi 25 (untuk sistem 6 hari kerja seminggu). Pekerja berhak meminta lembar rekapitulasi saldo cuti resmi dari sistem informasi personalia sebelum menandatangani persetujuan.

Kapan hak cuti tahunan pekerja dinyatakan gugur secara hukum?

Hak cuti tahunan umumnya gugur setelah lewat waktu 6 bulan sejak timbulnya hak cuti tersebut, kecuali jika telah ada kesepakatan penundaan tertulis bersama manajemen.

Apakah biaya tiket pesawat kepulangan pekerja wajib dibayar tunai atau dibelikan tiket?

Pengusaha dapat membelikan tiket armada transportasi secara langsung atau menggantinya dalam bentuk uang tunai setara tarif resmi perjalanan ke daerah asal.

Apakah Uang Penggantian Hak wajib dibayarkan jika pekerja meninggal dunia?

Ya. Seluruh hak keuangan UPH yang belum dinikmati almarhum wajib diserahkan kepada ahli waris yang sah bersama dengan uang santunan kematian.