Uang yang masuk tidak sama dengan harga jual

Pembeli membayar Rp100.000, tetapi yang tersisa untuk Anda hampir selalu lebih kecil. Marketplace mengambil biaya dari setiap pesanan, dan sebagian biaya lain muncul di luar platform. Tarif dan program tiap platform berbeda dan berubah dari waktu ke waktu, jadi persentase di artikel ini adalah contoh untuk latihan, bukan tarif platform mana pun. Ambil tarif yang berlaku untuk toko dan kategori Anda dari pusat penjual atau laporan penghasilan pesanan.

Komponen yang biasanya perlu dihitung:

  • Harga pokok barang (HPP) dan kemasan.
  • Komisi atau biaya administrasi platform, biasanya berupa persentase dari harga.
  • Biaya layanan atau transaksi, serta biaya program yang Anda ikuti, misalnya gratis ongkir atau promo.
  • Ongkos kirim yang ditanggung penjual, jika ada.
  • Iklan di dalam platform.
  • Retur, pembatalan, dan barang rusak.

Contoh hitungan satu pesanan

Misalkan sebuah produk dijual Rp100.000 dengan angka contoh berikut:

KomponenRumusJumlah
Harga jualRp100.000
HPP- Rp55.000
Kemasan- Rp1.500
Komisi (contoh 8%)8% x Rp100.000- Rp8.000
Biaya layanan (contoh 3%)3% x Rp100.000- Rp3.000
Subsidi ongkir (contoh)- Rp2.000
Laba bersihRp30.500 (30,5%)

Laba Rp30.500 atau 30,5% terlihat sehat. Sekarang tambahkan dua hal yang sering terlupa. Pertama, iklan: bila Anda mengeluarkan iklan setara 10% dari penjualan (contoh), laba turun menjadi Rp20.500, atau 20,5%. Kedua, retur: bila dari 20 pesanan satu diretur dan setiap retur merugikan Anda Rp10.000 (ongkir dua arah dan barang yang tidak bisa dijual ulang, contoh), rata-rata kerugian per pesanan adalah Rp500. Laba rata-rata per pesanan menjadi Rp20.000, atau 20%.

Dari margin yang tampak 30,5%, yang benar-benar tersisa 20%. Selisih sepuluh poin itu hanya terlihat kalau semua biaya dihitung.

Rumus harga jual minimal

Pertanyaan yang lebih berguna daripada "berapa laba saya" adalah "berapa harga paling rendah agar margin saya tercapai". Pisahkan biaya menjadi dua jenis: biaya dalam rupiah per pesanan (HPP, kemasan, subsidi ongkir, rata-rata kerugian retur) dan biaya dalam persen dari harga (komisi, biaya layanan, iklan). Maka:

Harga minimal = biaya rupiah per pesanan dibagi (1 dikurangi total persen biaya dikurangi margin target).

Dengan angka contoh di atas, biaya rupiah adalah Rp55.000 + Rp1.500 + Rp2.000 + Rp500 = Rp59.000, dan biaya persen adalah 8% + 3% + 10% = 21%. Bila target margin 15%, harga minimalnya Rp59.000 dibagi (1 - 0,21 - 0,15), yaitu Rp59.000 dibagi 0,64, sekitar Rp92.188. Dibulatkan menjadi Rp93.000, laba per pesanan Rp14.470 atau 15,56%, masih di atas target.

Kebiasaan yang menjaga laba

  • Cek laporan penghasilan atau rincian pesanan dari platform, bukan hanya angka penjualan. Di sanalah potongan sebenarnya terlihat.
  • Hitung ulang saat tarif, program, atau biaya kirim berubah.
  • Jangan menjual rugi tanpa rencana. Harga di bawah minimal untuk mengejar peringkat hanya masuk akal bila Anda tahu berapa rugi yang ditanggung dan sampai kapan.
  • Pisahkan produk bermargin tipis dari produk andalan. Satu produk laris dengan laba negatif membuat usaha terlihat ramai tetapi kasnya menipis.

Gunakan kalkulator biaya marketplace untuk menghitung potongan, dan kalkulator HPP dan margin untuk harga pokoknya. Untuk penulisan tanda terima atau invoice penagihan pembeli secara resmi, Anda dapat memanfaatkan konverter angka terbilang rupiah. Cara menentukan HPP dijelaskan di artikel HPP dan harga jual, dan uang yang masuk dari penjualan sebaiknya dicatat terpisah dari uang pribadi seperti di panduan arus kas sederhana.